PROFIL IAID CIAMIS
PIMPINAN
SUSUNAN PIMPINAN DAN PENGELOLA
INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM (IAID)
Rektor : Hj. N. Hani Herlina, S.Ag.,
M.Pd.I.
Wakil Rektor
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Penelitian, dan
Pengabdian pada Masyarakat, Sistem Informasi, dan Kerjasama (P3M-SIK) : Dr.
H. Husni Thoyyar, M.Pd.
Wakil Rektor Bidang SDM, Perekonomian, dan Aset
(SPA) : Ahmad Nabil Atoillah, S.Th.I., M.Hum.
Sekretaris Institut : Dr. Abdul Aziz, SHI. MPd.I.
Bendahara Institut : Lilis Nurteti, S.Pd.I., M.Pd
SEJARAH
Institut
Agama Islam Darussalam (IAID) adalah Perguruan Tinggi Agama Islam yang
menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan kepesantrenan, yaitu Pondok
Pesantren Darussalam. Pendidikan Tinggi Islam yang lahir pada tanggal 1 Juni 1970
ini sejak lama dipercaya pemerintah dan masyarakat untuk mendidik calon-calon
sarjana-ulama-cendekia, yang memiliki visi ke-Islam-an, keilmuan, kebangsaan,
dan kemasyarakatan.
Kepercyaan
itu dibuktikan dengan jumlah ribuan alumni yang tersebar hampir di seluruh
pelosok nusantara dalam berbagai peran dan kedudukan.
Pada
awal berdirinya, IAID hanya memiliki satu fakultas, yaitu Fakultas Syari’ah.
Kemudian melalui usaha keras, saat ini telah ada tiga fakultas dan satu
program, yaitu Fakultas Syari’ah (Program Studi Ahwal Al-Syakhshiyyah dan
Ekonomi Syari’ah), Fakultas Tarbiyah (Program Studi Pendidikan Agama Islam,
Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, dan Pendidikan Islam Anak
Usia Dini), Fakultas Ushuluddin (Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir), dan
Program Pascasarjana/S2 (Program Studi Pendidikan Agama Islam).
Fakultas
Ushuluddin Jurusan Dakwah pernah didirikan, tetapi kemudian diubah menjadi
Fakultas Dakwah Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam sesuai dengan tuntutan
dan perkembangan yang ada. Program Diploma PGSD/PGMI juga pernah ada tetapi
kemudian ditingkatkan statusnya dari Program Diploma menjadi Program Strata
Satu.
VISI DAN MISI
VISI
Menjadi Universitas Islam
Darussalam pada tahun 2022
MISI
Ø
Memenuhi seluruh standar pendidikan tinggi dalam rangka
transformasi institusi menjadi universitas.
Ø
Mengembangkan budaya akademik berkarakter tradisi pondok
pesantren yang ditandai oleh sifat-sifat ikhlas, jujur, sederhana, rendah hati,
dan menjunjung tinggi kebenaran.
Ø
Menyelenggarakan program studi-program studi baru di
bidang ilmu-ilmu sosial, sains, dan humaniora melalui pembukaan sekolah
tinggi-sekolah tinggi.
TUJUAN
Ø
Terpenuhinya standar-standar pendidikan tinggi dalam
bentuk universitas.
Ø
Memiliki budaya akademik yang memungkinkan
terselenggaranya kegiatan tri dharma perguruan tinggi yang bermutu.
Ø
Memiliki program studi-program studi baru di bidang
ilmu-ilmu sosial, humaniora dan sains dalam bentuk sekolah tinggi-sekolah
tinggi.
KOMPETENSI LULUSAN
Ø
Pengetahuan dan pemahaman (knowledge and understanding)
Ø
Mempunyai pemahaman dan penger-tian tentang dasar-dasar
agama Islam
Ø
Mempunyai pemahaman dan penger-tian tentang norma, kaidah
teori dan metodologi ilmu-ilmu agama Islam
Ø
Mempunyai pemahaman dan penger-tian tentang perkembangan
ilmu-ilmu agama Islam.
Keterampilan (skill)
Ø
Terampil dalam menggali nilai-nilai universal ke-Islaman
dan kemanu-siaan.
Ø
Terampil dalam penerapan konsep dan teori atas fenomena
umat
Ø
Terampil dan aktif dalam kehidupan akademik di kalangan
peminat dan peneliti ilmu-ilmu agama Islam
Ø
Terampil dalam membangun refleksi fenomenal ilmu-ilmu
agama Islam yang dihadapi oleh masyarakat
Ø
Terampil dan peka dalam interpre-tasi teks, konteks, dan
realitas umat.
Kemampuan dan kesanggupan (ability/ capability)
Ø
Menguasai dasar-dasar ilmiah dan pengetahuan serta
metodologi bidang ilmu-ilmu agama Islam
Ø
Mampu mengidentifikasi, memfor-mulasi, dan menyelesaikan
permas-alahan yang terkait dengan pene-rapan dan pengembangan ilmu-ilmu agama
Islam
Ø
Mampu merancang suatu penelitian bidang ilmu-ilmu agama
Islam.
Ø
Mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi sesuai dengan bidang ilmu-ilmu agama Islam
Ø
Mampu menerapkan pengetahuan dan keahliannya dalam
kegiatan produktif dan pelayanan kepada masyarakat.
Sikap (attitude)
Ø
Mempunyai sikap rasa ingin tahu terus-menerus tentang
perkembang-an ilmu-ilmu agama Islam
Ø
Mempunyai sikap dan berusaha melakukan internalisasi
nilai-nilai universal agama Islam
Ø
Peka terhadap upaya akademik dalam mengungkap khazanah
ilmu-ilmu ke-Islaman
Ø
Berupaya menciptakan budaya prestatif dan sikap produktif
dalam menghasilkan karya-karya ilmiah bidang ilmu-ilmu agama Islam
Ø
Menghargai pluralisme dan multi-kulturalisme sebagai
realitas masya-rakat.
Ø
Menghargai setiap upaya pendekatan interdisipliner dalam
mengelola sumber daya umat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar