Sejarah Berdirinya SMA Plus Darussalam
Melalui
sejarah yang panjang (berdiri tahun 1929 oleh K.H. Ahmad Fadlil), kini
Pondok Pesantren Darussalam telah berkembang dan mencapai kemajuan yang
sangat menggembirakan. Pondok Pesantren yang pada awal berdirinya hanya
memiliki sebuah rumah tempat tinggal Kiayi, sebuah masjid dan sebuah
asrama (pondok) yang sederhana, kini telah memiliki fasilitas bangunan
yang relatif lengkap dan beberapa diantaranya cukup megah.
Disamping peningkatan fasilitas dan sarana pendidikan untuk santri, hal yang sangat penting lain adalah pengembangan sistem pendidikannya. ketika di banyak Pondok Pesantren lain masih mengkhususkan pada pengajian kitab, Pesantren Darussalam mulai merintis untuk menyelenggarakan pendidikan formal. Maka sejak dasawarsa 60-an, Pesantren Darussalam mulai memodernisasikan sistem pendidikannya dengan mendirikan lembaga-lembaga pendidikan formal.
Pada
tahun 1967, mulai dirintis penyelenggaraan sistem pendidikan modern
dengan mengadaptasi model klasikal dan sampai saat ini semua jenjang
pendidikan dar mulai Taman Kanak-kanak (TK) (di Pesantren Darussalam
disebut Raudlatul Athfal/RA) hingga perguruan tinggi telah ada di
pesantren ini.
Lembaga
pendidikan formal yang pertama didirikan adalah Raudlatul Athfal (Taman
Kanak-kanak) pada tahun 1967, kemudian pada tahun 1968 berdiri Madrasah
Ibtidaiyah/MI (setingkat SD), lalu Madrasah Tsanawiyah Darussalam/MTsD
(setingkat SMP) pada tahun 1968. kemudian berdiri Madrasah Aliyah Negeri
Darussalam (setingkat SMA) pada tahun 1969. Selanjutnya didirikan SMA
Plus Darussalam yang merupakan lembaga pendidikan swasta pada tahun
2003. Sedangkan Pendidikan Tinggi (PT) di Pondok Pesantren Darussalam
adalah berbentuk Institut yang didirikan pada tahun 1970, dengan nama
Institut Agama Islam Darussalam (IAID) yaitu Perguruan Tinggi Agama
Islam yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pendidikan
kepesantrenan, yaitu Pondok Pesantren Darussalam. Disamping itu, pada
tahun 1995 diselenggarakan pula Ma'had 'Aly, yaitu pendidikan tinggi
Pesantren Darussalam. Mahasantri Ma'had 'Aly ini terdiri dari lulusan
Madrasah Aliyah dan para mahasiswa Institut Agama Islam Darussalam dari
berbagai fakultas yang memenuhi persyaratan, diantaranya telah mampu
membaca kitab-kitab kuning, dan pada 2003 Berdirilah Sekolah Menengah
Atas (SMA) Plus Darussalam sebagai sekolah alternatif yang menggunakan
kurikulum dari kementrian pendidikan yang dipadukan dengan kurikulum
pesantren Darussalam.
VISI DAN MISI
Visi :
“Menghasilkan
lulusan berwawasan masa depan yang unggul dalam logika, etika, dan
estetika berdasarkan nilai-nilai agama dan budaya”
Misi Sekolah :
- Mengembangkan kemampuan ilmiah dan logika peserta didik sebagai dasar pengembangan kompetensi akademik.
- Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berorientasi para kecakapan hidup.
- Mengembangkan seluruh sumber daya manusia (SDM) sekolah yang fungsional, profesional, dan kompetitif berbasis tantangan zaman.
- Membentuk kepribadian islami peserta didik berbasis budaya pesantren.
- Mengembangkan lingkungan sekolah yang berwawasan lingkungan.
- Membentuk peserta didik yang mampu mewujudkan masyarakat yang toleran, harmonis dan menghargai keragaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar